Bersimpuh di Hadapan Gubernur, Bapak dan Anak di Makassar Minta Jenazah Ibu Dipindahkan

Yoel Yusvin
Warga menangis di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

"Saya berusaha memakai cara yang sesuai prosedur. Saya tidak mau mengambil tindakan anarkistis atau menggerakkan massa," ujar dia.

Menurut dia, saat meninggal dunia di RS Bhayangkara, istrinya didiagnosis PDP Covid-19. Namun setelah hasil tes swab keluar, almarhumah dinyatakan negatif terpapar virus corona.

Dia mengatakan, sengaja menunggu Gubernur Nurdin Abdullah di Kantor DPRD Sulsel, karena dia sempat berjanji pada 9 Juni lalu, bersedia memindahkan jenazah istrinya ke Kabupaten Bulukumba.

"Dia (Gubernur) bilang, siapkan kuburannya di Bulukumba. Tapi sampai sekarang janji itu tidak ada realisasinya," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
13 jam lalu

Siswi SMP di Makassar Dilaporkan Keluarga Hilang, Ditemukan Polisi di Rumah Kekasih

24 jam lalu

BNPP Kirim Kontingen di MTQ VIII Korpri Nasional 2026 Makassar, Usung Semangat Integritas

6 hari lalu

Kebakaran 4 Rumah di Makassar, 1 Orang Ditemukan Tewas Terjebak Api

6 hari lalu

Bocah 12 Tahun di Makassar Dianiaya Remaja Tetangga, Tubuh Disayat Pisau Cutter

14 hari lalu

Mahasiswa Makassar Pura-Pura Diculik, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal