Dalami Kasus Pembunuhan Kasus Dukun Santet, Polisi Bongkar Makam Korban

Udin Syahruddin
Prosesi pembongkaran makam korban pembunuhan di Barru. (Foto: iNews/Udin).

"Waktu itu ibu saya ditikam 14 kali. Waktu meninggal dia berusia 60 tahun. Setelah itu pelaku kabur, kita tidak tahu lari ke mana," kata Kahira di Kabupaten Barru, Sulsel, Jumat (12/2/2021).

Sementara Kasat Reskrim Polres Barru, AKP Alimuddin mengatakan, pelaku sempat melarikan diri selama 12 tahun 6 bulan. Dari informasi sementara, dia kabur ke wilayah Kalimantan hingga menjadi TKI di Malaysia.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku motifnya karena dendam lantaranya anaknya meninggal dunia diduga karena disantet," ujarnya.

Anak pelaku disebut meninggal dunia karena disantet korban. Lantaran sakit hati, AN pun nekat mendatangi IKN dan menikam korban berkali-kali hingga tewas.

Kasus ini sedang didalami polisi. Tim dari Dokpol Polda Sulsel sudah melakukan pembongkaran makam dan autopsi terhadap jenazah korban yang tinggal tulang belulang.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

3 hari lalu

Pembunuhan di Langkat, Penjaga Sawit Tewas Diserang 2 Rekan Pakai Parang dan Senapan Angin

6 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

9 hari lalu

Mozza yang Hilang Setahun Ternyata Dibunuh, Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Jangli

9 hari lalu

Bocah SD di Pasaman Tewas Diduga Dicekik Tetangga, Berawal dari Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal