"Yang satunya akan kami dalami terkait dengan keterlibatannya dengan perkara yang lain. Betul dari awal kejadian di sana sehingga Tim Opsnal melakukan pengejaran sampai di Jalan Bawakaraeng," ucapnya.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kedua remaja tersebut bukan warga di sekitar lokasi kejadian. Mereka mengaku datang bersama sejumlah rekannya yang berhasil melarikan diri.
Polisi masih mendalami tujuan kedatangan kawanan tersebut serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi gangguan keamanan lainnya. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah senjata tajam dan senjata panah tersebut memang dipersiapkan untuk menyerang warga.
Selain menangkap dua remaja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa parang, katapel, dan anak panah. Sepeda motor yang digunakan kawanan tersebut juga diduga telah dimodifikasi dari spesifikasi standar untuk digunakan dalam aksi kebut-kebutan di jalan raya.