Di Hadapan Mahasiswa, Menhan Sjafrie Sebut Bencana Sumatera karena Kegagalan Menjaga Hutan 

iNews
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin saat mengisi kuliah umum di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (9/12/2025). (Foto: iNews).

Dia menguraikan tiga aliran bernegara, ideologis, ekonomis dan realistis seraya menekankan pentingnya aliran survival dalam menghadapi kenyataan yang kompleks. 

“Aliran realistis itu adalah kita tahu apa yang terjadi, tapi kita harus tahu bagaimana kita mempertahankan supaya kedaulatan ekonomi kita, kedaulatan politik kita tetap bisa kita jaga. Itulah yang disebut aliran survival,” katanya. 

Menhan juga menyinggung pembenahan birokrasi sebagai fondasi tata kelola negara. “Birokrasi kita itu bukan lambat-lambat asal kelakon, tapi lambat-lambat masuk jurang. Jadi kita harus perbaiki semua ini adalah tanggung jawab kita memperbaiki sistem baik sistem ekonomi maupun sistem di dalam kemasyarakatan kita,” ucapnya.

Di bidang pertahanan, Sjafrie memaparkan implementasi kebijakan sejak 2024 yang disebut Perisai Trisula Nusantara, yang menurutnya bukan untuk mengembalikan militarisme atau dwifungsi. 

“Perisai Trisula Nusantara ini bukan untuk mengembalikan militarisme, bukan untuk mengembalikan dwifungsi. Ini dalam menjaga NKRI. Kita memperkuat kekuatan di darat, di laut dan di udara,” katanya.

Di akhir, Sjafrie mengajak mahasiswa membersihkan hati dan menolak korupsi sebagai bagian dari pengabdian kepada negara. “Bersihkan hatimu, ikhlaskan dirimu bahwa korupsi ini membahayakan bangsa dan negara,” ucapnya sembari menegaskan tujuan besar menjaga keberlanjutan ekonomi, menegakkan kedaulatan dan memastikan kemerdekaan benar-benar dinikmati rakyat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Menhan Sjafrie Tegaskan Pemerintah Mampu Tangani Bencana di Sumatera Secara Mandiri

5 hari lalu

Menhan Lepas Pasukan Bela Diri Jepang usai Misi Pemadaman Karhutla di Kalbar

1 bulan lalu

Solidaritas untuk NTT, Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan dari Surabaya

2 bulan lalu

Rendang 5 Ton untuk Korban Gempa NTT dari Sumbar, Bantuan Pertama 700 Kg Sudah Dikirim

8 bulan lalu

Bencana di Lebak, BPBD: 6 Orang Tewas 146 Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal