Investigasi Video Call Cabul, UIN Alauddin Berikan Sanksi Berlapis untuk Orang Dalam

Bugma
Mahasiswi di Kampus UIN Alauddin Makassar. (Foto: iNews/Bugma).

GOWA, iNews.id - Kampus UIN Alauddin Makassar menggandeng kepolisian menginvestigasi dugaan kasus pelecehan seksual daring. Orang dalam yang terlibat teror video call cabul ini akan dikenakan sanksi berlapis.

Wakil Rektor III UIN Alauddin makassar, Prof Darussalam mengatakan, sudah membentuk tim khusus yang melibatkan petinggi kampus, termasuk dekan dan ketua jurusan.

"Pelakunya masih kita cari. Kalau dia orang dalam, keluarga besar UIN, akan ada dua sanksi," kata Darussalam di Kampus UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulsel, Selasa (29/9/2020).

Menurut dia, dua sanksi tersebut yakni akademik dan pidana. Sementara memang belum diketahui pasti pelakunya, karena bisa saja staf, dosen, mahasiswa atau orang luar sekalipun.

"Kalau orang luar, hanya kena sanksi pidana," ujar dia.

Tim investigasi dari pihak kampus juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap kasus teror ini. Sebab perkara tersebut sudah meresahkan para mahasiswi yang sedang aktif mengikuti materi pembelajaran online.

Sebelumnya ada delapan mahasiswi yang diketahui menjadi korban teror video call cabul. Modusnya dengan menelepon korban lewat panggilan video aplikasi berpesan Whatsapp. Lalu pelaku mengarahkan kamera ke alat vitalnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Tragis di Gowa, Pemotor Kritis Tabrakan dengan Mobil Sigra

57 tahun lalu

Baru Keluar Penjara, Residivis Perkosa Mahasiswi di Kulonprogo

57 tahun lalu

Miris! Siswi SD di Gowa Dikeroyok 5 Teman Sekolah gegara Rebutan Pacar

57 tahun lalu

Kadis Perkimtan Gowa Ditetapkan Tersangka Kasus Pungli Izin Bangunan

57 tahun lalu

Anggota Polri di Gowa Laporkan Istri Bertsatus ASN ke Polisi, Diduga terkait Aborsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal