Kebakaran di Kendari, Toko Kelontong Hangus Diduga karena Korsleting Listrik

Mukhtaruddin
Kebakaran toko kelontong di Jalan Pasaeno, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jumat (30/6/2023). (Foto: iNews/mukhtaruddin)

KENDARI, iNews.id - Kebakaran terjadi di salah satu toko kelontong di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (30/6/2023). Kobaran api diduga akibat korsleting listrik hingga menghanguskan bangunan toko tersebut.

Dalam video yang diterima iNews, kebakaran ini terjadi di Jalan Pasaeno, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Para petugas pemadam kebakaran (damkar) tampak berjibaku memadamkan api dan mencegahnya menjalar ke bangunan lain.

Tak hanya petugas, warga di lokasi kejadian turut membantu pemadaman dengan alat seadanya. Selain itu banyak warga coba menyelamatkan dagangan mereka

Pemilik toko Syamsuddin mengatakan, kebakaran terjadi saat dia menyalakan kipas angin lalu muncul percikan api yang merambat ke bensin jualan di bagian depan toko.

"Saya baru bangun dan lagi nyalakan kipas. Tiba-tiba korslet dan api langsung menjalar ke bensin di bagian depan. Saya tidak tahu lagi karena cari aman dan selamatkan anak-anak," ujar Syamsuddin, Jumat (30/6/2023).

Dalam peristiwa ini, Dinas Damkar setempat menerjunkan dua armada dan personel untuk membantu memadamkan api agar tidak merambat ke tempat lain. Api dengan cepat dapat dipadamkan namun pemilik toko mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Bandar Sabu dan DPO Pembacokan di Kendari

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Makassar, 5 Rumah Ludes Dilahap Api gegara Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Kebakaran di TPA Cikolotok Purwakarta Meluas, Pemadaman Terkendala Cuaca

57 tahun lalu

Gudang Tempat Pembuangan Sampah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Pekerja

57 tahun lalu

Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta Belum Padam, Api Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal