Keluarga Mengamuk di RSUD Lamaddukelleng Sengkang, Pasien Punya Gejala Mirip Covid-19

Amnar Sengkang
Plt Kepala Dinkes Wajo, Sitti Ramlah. (Foto: iNews/Amnar).

"Penanganan pasien terakhir yakni bantuan pernapasan, tapi keluarga pasien malah masuk ke dalam ruang perawatan," ujar dia.

Sebelumnya, rekaman video keluarga pasien meninggal dunia mengamuk di RSUD Lamaddukelleng Sengkang, viral di media sosial. Mereka menuding tenaga medis tidak melakukan penanganan cepat terhadap korban.

Dalam video berdurasi pendek ini, keluarga merekam dokter berpakaian alat pelindung diri (APD) berada di samping pasien. Sejumlah anggota keluarga tampak marah-marah ke dokter tersebut.

"Tidak ada pelayanan di sini," kata orang di balik rekaman video tersebut saat masuk ke dalam ruang perawatan pasien RSUD Lamaddukelleng.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gadis asal Wajo Ditemukan Tinggal Kerangka usai Hilang 2 Tahun, Dibunuh Sopir Travel

16 hari lalu

Tampang Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Mayatnya dalam Jurang ke Morowali

16 hari lalu

Kisah Tragis Mita Gadis asal Wajo Hilang 2 Tahun, Dibunuh Mayatnya Dibuang ke Jurang

17 hari lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

19 hari lalu

Tak Terima Kopi Diludahi, Satpam Kantor KPU Wajo Tebas Staf Pakai Badik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal