Selain itu mereka juga meledakkan senjata rakitan jenis paporo ke arah sekretariat sebanyak empat kali. Kondisi ini membuat sejumlah barang-barang di dalam ruangan hancur.
"Setelah menembakan paporo kemudian terjadi saling kejar hingga gerbang kampus. Di situlah terjadi perusakan dua unit motor yang diduga milik para pelaku penyerangan," ujar dia.
Saat ini anggota dari Polsek Tamalanrea masih bersiaga di lokasi kejadian mengantisipasi adanya serangan susulan. Kasus penyerangan ini juga sedang dalam penyelidikan polisi.