Mengenal Tari Pattennung asal Sulawesi Selatan, Sejarah dan Maknanya

Donald Karouw
Tari Pattennung yang merupakan salah satu tarian adat asal Sulawesi Selatan. (Foto: Humas Polri)

Di Kabupaten Wajo, Tari Pattennung dijadikan sebagai tari anpenyambutan untuk menyambut tamu resmi. Tarian ini diciptakan Hj Andi Siti Nurhani Sapada pada tahun 1962 yang menceritakan tentang Pattennung.

Pada tahun 1965-1975, Tari Pattennung beberapa kali ditampilkan dalam mengisi acara kesenian di beberapa negara. Selain itu juga ditarikan pada Hari Proklamasi 17 Agustus di Istana Negara pada tahun 1965.

Keunikan tari Pattennung di Wajo yaitu, pada setiap kunjungan tamu-tamu resmi akan diberikan hadiah lipa sabbe (sarung
sutera) yang merupakan kerajinan khas Kabupaten Wajo sebagai Kota Sutera.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kecelakaan Avanza Terjun Jurang 200 Meter di Poros Palopo-Toraja, 3 Orang Terluka

21 hari lalu

Pendaki Jatuh di Gunung Bulu Baria Gowa, Cedera Tulang Ekor hingga Tak Bisa Berjalan

24 hari lalu

Bakar Sampah di Lantai 3, Bangunan Rumah di Gowa Ikut Hangus Dilalap Api

26 hari lalu

2 Jenazah Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Tiba di Makassar, Tim DVI Identifikasi Korban

27 hari lalu

WNI asal Maros Tewas Diduga Dibunuh Teman di Armenia, Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal