Pandemi Covid-19, Petani Madu Hutan di Maros Banjir Pesanan

Antara
Hasil pencarian madu hutan di Dusun Pangisoreng, Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel, Minggu (26/7/2020).(Foto: Antara)

"Ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya mereka yang pekerjaannya berburu madu di hutan, sekaligus meningkatkan perekonomian desa," katanya.

Dia menjelaskan, sebagai gambaran, pada musim panen madu hutan antara April-Agustus, rata-rata setiap petani mampu mendapatkan 300 botol sebulan. Di Jakarta, madu kualitas baik hasil budidaya dijual di jaringan toko besar seharga Rp120.000 sebotol ukuran 500 mililiter.

Diketahui, madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia. Berbeda dengan madu budidaya dari peternakan lebah, madu hutan berasal dari lebah yang hidup bebas di hutan-hutan. Sarang madu hutan menggantung sering berada di pepohonan tinggi atau tebing yang sulit dijangkau dan berbahaya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Viral Ketua Geng Motor di Maros Mengamuk Bawa Parang dan Busur, Kini Ditangkap Polisi

5 bulan lalu

Kecelakaan di Maros, Pemotor Tewas Ditabrak Truk

5 bulan lalu

Teror Geng Motor Bersenjata Serang Warung Makan di Maros, Pelaku Diburu Polisi

5 bulan lalu

Detik-Detik Mobil Tabrak Pemotor di Maros Terekam CCTV, 2 Perempuan Terpental 

5 bulan lalu

Tabrakan Tragis di Maros, 2 Pemotor Terjepit di Bawah Ban Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal