Penanganan Covid-19 di Makassar Diumpamakan Seperti Membuang Garam ke Laut

Andi Deri Sunggu
Andi Mohammad Ikhbal
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)

MAKASSAR, iNews.id - Penanganan virus corona di Kota Makassar diumpamakan seperti membuang garam ke laut. Sebab saat pemerintah sibuk melakukan rapid test dan penelusuran kontak pasien positif Covid-19, banyak warga yang tak patuh aturan protokol kesehatan.

Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Zakir Sabara H Wata menilai, Pemerintah Kota Makassar malah membuka tempat umum yang menjadi titik kerumunan warga tanpa memilik menetapkan standar protokol kesehatan di sana.

"Prinsip dasar Covid-19 ini social dan physical distancing. Tunjukan pada saya di mana rumah makan di Makassar yang terapkan konsep tersebut," kata Zakir saat Webinar New Normal Sulsel yang disiarkan iNews, Kamis (11/3/2020) kemarin.

Menurut dia, bila tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar masif melakukan rapid test dan contact tracing, namun masih banyak orang berkumpul dan saling berinteraksi, sama saja membuang garam ke laut. Pola penanganan pandemi virus corona ini dinilai sia-sia.

Dia menilai, suatu hal yang keliru bila Pemerintah Kota Makassar merasa sudah maksimal melakukan penelusuran dengan semakin banyaknya angka kasus Covid-19. Sebab, kondisi tenaga medis rumah sakit yang menangani kasus ini harus lah diperhatikan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
1 hari lalu

Konvoi Motor Geber Knalpot Berujung Bentrokan dengan Warga di Makassar, 2 Kendaraan Dibakar

2 hari lalu

Patroli Malam di Makassar, Polisi Tangkap 2 Pemuda Bawa Badik dan Busur Panah

2 hari lalu

Perindo Makassar Perkuat Kader Lewat Pendidikan Politik untuk Pemilu 2029

3 hari lalu

Tawuran Pemuda dan Geng Motor di Makassar Gunakan Busur Panah dan Parang, 8 Orang Ditangkap

8 hari lalu

BULOG Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, Perluas Akses Pangan Terjangkau bagi Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal