Penanganan Covid-19 di Makassar Diumpamakan Seperti Membuang Garam ke Laut

Andi Deri Sunggu
Andi Mohammad Ikhbal
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)

"Kalau semakin banyak kasus, bagaimana dengan tenaga medis yang terbatas di setiap rumah sakit," ujar dia.

Dia juga meminta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar diminta membuka data pasien diduga terpapar virus corona. Tujuannya untuk menimbulkan kesadaran masyarakat agar mereka lebih mawas diri dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi mereka nantinya yang datang untuk minta rapid test atau pemeriksaan swab," katanya.

Dengan cara ini, kata dia, bukan hanya Gugus Tugas Covid-19 Makassar yang aktif turun ke permukiman warga untuk rapid test. Namun warga datang sendiri untuk diperiksa atau minta agar dilakukan rapid di wilayahnya.

"Polanya dibalik, seolah-olah masyarakat yang minta," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
22 jam lalu

Konvoi Motor Geber Knalpot Berujung Bentrokan dengan Warga di Makassar, 2 Kendaraan Dibakar

2 hari lalu

Patroli Malam di Makassar, Polisi Tangkap 2 Pemuda Bawa Badik dan Busur Panah

2 hari lalu

Perindo Makassar Perkuat Kader Lewat Pendidikan Politik untuk Pemilu 2029

3 hari lalu

Tawuran Pemuda dan Geng Motor di Makassar Gunakan Busur Panah dan Parang, 8 Orang Ditangkap

7 hari lalu

BULOG Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, Perluas Akses Pangan Terjangkau bagi Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal