Penanganan Covid-19 di Makassar Diumpamakan Seperti Membuang Garam ke Laut

Andi Deri Sunggu
Andi Mohammad Ikhbal
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)

"Kalau semakin banyak kasus, bagaimana dengan tenaga medis yang terbatas di setiap rumah sakit," ujar dia.

Dia juga meminta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar diminta membuka data pasien diduga terpapar virus corona. Tujuannya untuk menimbulkan kesadaran masyarakat agar mereka lebih mawas diri dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi mereka nantinya yang datang untuk minta rapid test atau pemeriksaan swab," katanya.

Dengan cara ini, kata dia, bukan hanya Gugus Tugas Covid-19 Makassar yang aktif turun ke permukiman warga untuk rapid test. Namun warga datang sendiri untuk diperiksa atau minta agar dilakukan rapid di wilayahnya.

"Polanya dibalik, seolah-olah masyarakat yang minta," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
18 jam lalu

Bentrok Mencekam di Makassar, 2 Kelompok Warga Saling Serang Batu, Busur, dan Petasan!

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

3 hari lalu

Modus Pura-Pura Bantu Motor Mogok, 4 Begal di Makassar Rampas HP Pemotor!

3 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

3 hari lalu

Pulang Pesta Miras, Suami di Makassar Aniaya Istri Pakai Kayu Balok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal