Saat dilakukan pemeriksaan medis, remaja tersebut tiba-tiba sadar dan langsung pergi meninggalkan RSUD Tenriwaru. Petugas kemudian menyadari kalau mereka hanya dikerjai oleh keempat remaja tersebut.
"Kami tidak tahu mereka prank ke temannya atau ke kami (rumah sakit). Tapi ini sudah meresahkan keluarga pasien, petugas medis dan warga sekitar," katanya.
Pihak rumah sakit kemudian melaporkan ulah keempat remaja ini ke polisi. Mereka berharap ini dapat menjadi pelajaran bagi mereka agar ke depannya tidak lagi membuat aksi yang meresahkan masyarakat.
"Kasihan juga mereka masih muda. Tapi ini semoga menjadi pelajaran," ujar dia.