RSUD Jeneponto Dituding Lamban Tangani Anggota DPRD Korban Pembacokan

Sulaiman Nai
UGD RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

JENEPONTO, iNews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto dituding lamban mengangani anggota DPRD yang jadi korban pembacokan. Pihak keluarga sempat bersitegang dengan tim medis sebelum pasien dirujuk.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (24/10/2020) kemarin malam di ruang UGD rumah sakit. Tidak lama pasien baru dirujuk ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Unit UGD RSUD Jeneponto, Ahriani mengatakan, pihak rumah sakit tidak lamban menangani pasien, namun karena sulit mencari pelayanan medis rujukan di Kota Makassar, sehingga anggota DPRD tersebut tak langsung dievakuasi.

"Kami menunggu rumah sakit mana yang siap menerima pasien ini. Seperti orang bertamu, kita mau datang, tapi tidak dibukakan pintu," kata Ahriani di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Minggu (25/10/2020).

Pihak RSUD Jeneponto menunggu konfirmasi rumah sakit di Kota Makassar, mulai dari sarana dan fasilitas hingga tenaga medis yang siap mengambil tindakan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

57 tahun lalu

Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa 3 Anggota DPRD TTU

57 tahun lalu

Kronologi Dugaan Intimidasi Oknum DPRD terhadap Dokter Icha sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Kebakaran Maut 3 Rumah di Jeneponto, Wanita Lumpuh Tewas Terjebak Api

57 tahun lalu

Buron 5 Bulan, Anggota DPRD Sumbar Tersangka Korupsi Rp34 Miliar Ditangkap di Jaksel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal