Rumah Adat Tongkonan Khas Tana Toraja, Sejarah, Ciri Khas dan Nilai Filosofi

Fajar Hendra Jaya
Rumah adat Tongkonan asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (Foto : Ist)

Dalam desain motif ukiran pada rumah tongkonan ini memiliki 4 warna yang mendominasi, yakni kuning, merah, hitam dan putih. Pemilihan warna ini bukan tanpa alasan tidak jelas, justru penggunaan warna digunakan sangat memiliki nilai filosofis yang mendalam.

Untuk warna kuning diartikan sebagai anugerah dari maha kuasa dan bentuk syukur masyarakat Toraja terhadap Sang Pencipta. Kemudian warna putih sebagai bentuk kesucian dan kebersihan masyarakat Toraja dalam menjalankan kepercayaan dan adat yang berlaku.

Untuk warna merah menyimbolkan sebagai kehidupan yang dilakukan manusia dan warna hitam sebagai warna duka, manusia juga akan meninggal pada waktunya.

Rumah adat Tongkonan ini juga memiliki keunikan lain, yakni dalam pembangunannya tidak menggunakan paku untuk menahan serta menopang beban rumah adat. Namun dengan penggunaan kayu ulin pada bagian tengah, serta anyaman daun lontar yang disusun dan ditumpuk dengan kuat, membuat rumah ini terlihat kokoh walaupun konstruksinya tidak menggunakan paku sama sekali.

Rumah Tongkonan ini awalnya berfungsi sebagai tempat pusat kebudayaan masyarakat Toraja dan untuk melakukan ritual keagamaan serta tempat sosial penyelenggaran sistem pemerintahan di kalangan masyarakat Toraja. Namun, makin ke sini, masyarakat umum bisa mengunjungi rumah tongkonan ini dan hal ini juga bisa menjadi mata pencaharian untuk masyarakat sekitar.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, perlu memperhatikan adab dan kebiasaan dari masyarakat Toraja. Jangan sampai untuk berbuat hal yang kurang sopan dan melanggar adat di tempat tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Terungkap! 11 Korban Tewas Kebakaran Pasar di Paniai Warga Perantauan asal Sulsel

6 hari lalu

Makam Nenek 81 Tahun di Takalar Dibongkar Polisi, Keluarga Curiga Kematian Tak Wajar

16 hari lalu

206 Kebakaran Terjadi di Sulsel Sepanjang 2026, 6 Orang Tewas dan Kerugian Rp26,9 Miliar

20 hari lalu

Hilang 3 Hari, Mayat Wanita Pedagang Bawang di Enrekang Ditemukan Ditutupi Dedaunan

23 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Takalar HM Natsir Ibrahim Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal