Sekam Padi Jadi Campuran Bahan Bakar PLTU, Sulsel Dilirik Jadi Lokasi Uji Coba Berikutnya

Antara
Ilustrasi padi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) akan memakai sekam padi sebagai campuran bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Langkah ini untuk mengurangi emisi karbon dari aktivitas pembakaran batu bara.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya menggandeng PT Sang Hyang Seri (SHS) untuk mengembangkan sekam padi yang selama ini terbuang menjadi bahan baku biomassa untuk program co-firing PLTU.

"Kerja sama PLN dan SHS menjadi langkah bersama untuk menekan emisi karbon. Di satu sisi, kerja sama ini juga bisa meningkatkan efisiensi dua BUMN dalam mengelola limbah menjadi bahan bernilai," kata Darmawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/3/2022). 

Sekam padi merupakan salah satu bahan baku yang bisa diolah menjadi biomassa. PLN membutuhkan kurang lebih 10,2 juta ton biomassa untuk menjadi substitusi 10 persen kebutuhan batu bara di PLTU hingga tahun 2025.

Direktur Utama SHS, Maryono menjelaskan bahwa kerja sama itu sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan oleh perusahaannya. Apalagi, selama ini dalam mengelola sawah dengan hasil sebesar 55 juta ton per tahun ada tumpukan sekam sebesar 11 juta ton.

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
3 hari lalu

206 Kebakaran Terjadi di Sulsel Sepanjang 2026, 6 Orang Tewas dan Kerugian Rp26,9 Miliar

7 hari lalu

Hilang 3 Hari, Mayat Wanita Pedagang Bawang di Enrekang Ditemukan Ditutupi Dedaunan

9 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Takalar HM Natsir Ibrahim Meninggal Dunia

26 hari lalu

Kecelakaan Avanza Terjun Jurang 200 Meter di Poros Palopo-Toraja, 3 Orang Terluka

1 bulan lalu

Pendaki Jatuh di Gunung Bulu Baria Gowa, Cedera Tulang Ekor hingga Tak Bisa Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal