Sulsel Masuki Masa Transisi, Gubernur Ajak Warga Adaptasi Kebiasaan Baru

Muhammad Arham Hamid
Nurdin Abdullah meminta maaf kepada warga Makassar atas ketidaknyamanan selama PSBB berlangsung (Foto: istimewa)

Masyarakat di Kota Makassar khususnya, kata dia, awalnya sudah sangat ketat mawas diri dari penularan Covid-19. Namun ada oknum yang kemudian menyebarkan berbagai berita bohong hingga membuat warga bimbang.

"Ada informasi beredar seolah Covid-19 ini sebuah skenario untuk memperkaya rumah sakit dan dokter," katanya.

Kabar bohong ini akhirnya malah menganggu upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona. Maka itu dia meminta polisi dapat segera mengusut dan menangkap penyebar hoaks tersebut.

Di samping itu, pemerintah daerah harus semakin gencar mengedukasi masyarakat dan melakukan penelusuran kepada siapa yang yang diduga pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19. Lalu menggalakkan rapid test dan pemeriksaan swab massa.

"Kami sungguh bersyukur uji specimen meningkat, dari 300-an per hari menjadi 800-an," katanya.

Hingga Selasa (9/6/2020) kemarin, pasien terkonfirmasi virus corona di Sulsel berjumlah 2.194. Terdapat lonjakan sebanyak 180 kasus dari hari sebelumnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
13 jam lalu

Bentrok Mencekam di Makassar, 2 Kelompok Warga Saling Serang Batu, Busur, dan Petasan!

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

3 hari lalu

Modus Pura-Pura Bantu Motor Mogok, 4 Begal di Makassar Rampas HP Pemotor!

3 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

3 hari lalu

Pulang Pesta Miras, Suami di Makassar Aniaya Istri Pakai Kayu Balok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal