Tanda Tangan Dipalsukan untuk Rapid Antigen, Dokter di Makassar Lapor Polisi

Yoel Yusvin
Dokter di Makassar laporkan pemalsuan dokumen rapid antigen. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Seorang dokter di salah satu puskesmas Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melaporkan ke polisi terkait dugaan pemalsuan tanda tangan di surat keterangan rapid antigen. Sebab korban merasa tak pernah mengeluarkan dokumen tersebut.

Tenaga kesehatan di Puskesmas Pampang, dr Aulia Recitra mengatakan, foto surat keterangan hasil rapid antigen palsu ini beredar di grup Whatsapp pada 15 Januari lalu. Tercantum kop surat puskesmas, tanda tangan, stempel dan NIK.

"Awalnya teman saya bertanya kebenaran hasil pemeriksaan rapid antigen yang dikeluarkan Puskesmas Pampang, lalu ada tanda tangan saya," kata dr Aulia di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (3/2/2021).

Padahal puskesmas di Kota Makassar tidak melayani pemeriksaan rapid antigen. Kecuali tes swab untuk kontak erat pasien, pun tidak bisa dipakai untuk dokumen perjalanan keluar daerah.

"Tapi dokumen ini pakai kop surat puskesmas yang lama. NIK saya juga salah dan stempelnya juga yang lama, karena kami sudah menggantinya," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

2 hari lalu

Modus Pura-Pura Bantu Motor Mogok, 4 Begal di Makassar Rampas HP Pemotor!

2 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

2 hari lalu

Pulang Pesta Miras, Suami di Makassar Aniaya Istri Pakai Kayu Balok

3 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal