Heri juga mengatakan, kubuh lawan kerap melakukan penyerangan dengan cara menantang kubuh pemuda Jalan Sepakat. Sehingga pemuda di Jalan Sepakat melakukan perlawanan.
“Beberapa hari sebelumnya kaki saya kena anak panah dari kubu sebelah. Pelakunya atas nama Popo,” katanya.
Sementara pelaku lain, Dandi mengaku terlibat dalam tawuran tersebut. Dia menggunakan batu untuk menyerang kubu lawan.
“Saya pakai batu saja. Tapi ada teman yang pakai busur panah,” katanya.