Menurut rekan korban, Zidan, saat itu dia bersama enam orang rekannya tengah nongkrong di pos sekuriti perumahan. Tiba-tiba datang dua motor.
Masing-masing pelaku berbonceng tiga melakukan penyerangan. Remaja yang berkumpul tadi langsung berhamburan kabur menyelamatkan diri.
Empat handphone mereka pun dibawa kabur para pelaku. Tidak lama kemudian, para pelaku datang lagi dengan jumlah yang banyak dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.
"Mereka naik motor, bawa sajam semua. Dia langsung serang itu. HP juga ada yang dibawa," ucap teman korban Zidan, Minggu (24/4/2022).
Sementara itu, Kapolsek Bontoala Kompol Edi Supryadi mengatakan, pelaku penganiayaan dengan korban saling mengenal. Pelaku juga disering masuk kompleks perumahan tersebut.
"Pelaku dan korban saling mengenal. Pelaku sudah sering masuk ke kompleks ini. Kami sudah dalam pengejaran," ucapnya.