Perkebunan Sawit di Luwu Utara Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang

Sindonews
Muhammad Khaidir
Banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), berdampak pada sedikitnya 4.202 unit rumah, dan puluhan fasilitas umum lainnya. (Foto: BNPB)

MAKASSAR, iNews.id - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel) turut mendalami penyebab pasti banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Utara. Penyebabnya diduga kuat karena adanya perkebunan sawit dengan area luas di daerah tersebut.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan, terjadi alih fungsi lahan yang diduga kuat menjadi penyebab utama banjir bandang.

"Saya kan sempat meninjau bersama Gubernur, Pangdam dan Kapolda. Nah indikasinya selain karena terjadi penyumbatan sungai, kita temukan juga ada perkebunan sawit besar-besaran," kata Firdaus di Kota Makassar, Sulsel, Senin (27/7/2020).

Menurut dia, perkebunan sawit ini berada di perbatasan Kota Palopo - Kabupaten Luwu Utara. Menurut dia, adanya perkebunan sawit itu karena alih fungsi lahan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

"Kalau ada perkebunan sawit, berarti ada pengalihan hutan, makanya itu diperkuat dengan adanya temuan aktivitas somel di perbatasan antara Palopo-Luwu Utara," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
17 jam lalu

Banjir Bandang Terjang Gayo Lues, Warga Panik Selamatkan Diri

19 hari lalu

Kondisi Terkini Banjir Bandang Terjang Padang, Waspadai Banjir Susulan

28 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

30 hari lalu

Kecelakaan Maut di Luwu Utara, Pemotor Tewas Terpental Usai Tabrak Bus

1 bulan lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal