Trauma Korban Banjir Luwu Utara, Mulai dari Keluarga Hilang hingga Lihat Mayat

Nasruddin Rubak
Korban banjir di Luwu Utara mencari keluarga yang hilang. (Foto: iNews/Nasruddin Rubak).

Warga dari Desa Radda, Kecamatan Baebunta ini mengaku, sangat trauma dengan musibah banjir ini. Sebab saat mencari keluarganya yang hilang, dia sempat terhisap lumpur hidup dan melihat mayat belum dievakuasi.

"Saya lihat mayat ada empat di dalam rumah. Itu membuat saya trauma sekali. Belum lagi lumpurnya yang menghisap, jadi sulit dievakuasi," katanya.

Hingga Kamis siang tercatat sudah ada 24 korban meninggal dunia ditemukan dalam kondisi terkubur material lumpur. Tim SAR gabungan juga masih terus mencari korban hilang lainnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kondisi Terkini Banjir Bandang Terjang Padang, Waspadai Banjir Susulan

17 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

19 hari lalu

Kecelakaan Maut di Luwu Utara, Pemotor Tewas Terpental Usai Tabrak Bus

23 hari lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

24 hari lalu

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing Pelacak Cari Korban Banjir Bandang di Solok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal