Upacara Adat Rambu Solo, Ritual Pemakaman Unik dan Termahal Suku Toraja

Irma Rizqi Yani Solihah
Upacara adat Rambu Solo yang dilakukan Suku Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel. (Foto: SINDOnews)

Dalam upacara terdapat dua perbedaan golongan masyarakat dalam jumlah hewan yang akan disembelih untuk merayakan pesta, yakni golongan Rapasan (Bangsawan) jumlah kerbau yang serahkan berkisar 24 sampai seratus ekor. 

Golongan Tana Bassi (menengah) wajib memberikan 8 ekor kerbau dan 50 ekor babi. Jumlah yang diinginkan harus terpenuhi, supaya dapat mengantarkan jenazah ke tempat tinggi atau disemayamkan pada tebing. 

Jika belum terpenuhi maka akan disimpan di atas tongkonan (rumah adat Toraja) dan diibaratkan sebagai orang yang sakit.

Rambu Solo terdiri atas dua kata yakni, Rambu yang berarti asap dan Solo yang bermakna turun.  bertujuan mengantarkan jiwa yang mati menuju alam roh bertemu para kerabat yang telah tiada. Alam keabadian dalam adat Toraja disebut Puya.  

Terdapat banyak alat yang dipergunakan dalam upacara  adat ini seperti: 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

57 tahun lalu

Lansia di Pekanbaru Ternyata Tewas Dibunuh Menantu Perempuan, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Pembunuhan Lansia di Magelang Terungkap, Korban Dicekik Tetangga gegara Uang

57 tahun lalu

Didenda 1 Babi dan 5 Ayam, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf Hina Budaya Toraja

57 tahun lalu

Mengenal Upacara Rambu Solo Tana Toraja yang Dibuat Candaan Pandji Pragiwaksono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal