4 Senjata Tradisional Papua yang Mematikan Ini Terkenal di Berbagai Negara 

Ajeng Wirachmi
Senjata tradisional Papua salah satunya pisau belati dari tulang kasuari (Screengrab: YouTube)

Umumnya senjata ini dimanfaatkan untuk berburu hewan, namun juga masih diandalkan saat perang antarsuku atau pertahanan.

Bahan dasar untuk busur dan anak panah biasanya dari kayu. Sementara mata panahnya terbuat dari tulang kanguru yang sudah diruncingkan. 

Untuk menambah kekuatan senjata ini, biasanya mata panah dibubuhi cairan racun dari getah tumbuhan hutan yang bertujuan agar cepat melumpuhkan hewan buruan. Racun yang digunakan untuk berburu tentunya tak membahayakan manusia.

Ada empat jenis anak panah yang dikenal, pertama untuk berburu burung yang biasanya berukuran lebih panjang, memiliki ujung tumpul, dan kepala bulu. Berikutnya anak panah untuk berburu hewan yang ukurannya sedang. Jenis kegiga, anak panah untuk berburu burung-burung kecil dan hewan menyusui. Terakhir, anak panah khusus untuk melumpuhkan babi.
 
Salah satu suku yang menjadikan busur dan panah sebagai senjata tradisional andalan adalah Suku Bauzi. Dalam jurnal Arkeologi Papua 'Tradisi Berburu Suku Bauzi di Mamberamo Raya', busur dibuat dari kayu nibung, bambu, dan kayu lain yang sudah tua. 

Kayu itu dipotong dan dibelah sesuai ukuran yang dikehendaki. Dari sekian kayu yang digunakan, palem hitam merupakan bahan terbaik untuk membuat busur. Sementara itu, tali busur biasanya berasal dari rotan. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
7 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

7 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

12 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

15 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

18 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal