Angin Kencang Rusak 20 Rumah Warga di Kepulauan Talaud

Donald Karouw
Angin kencang dan hujan lebat melanda Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (17/9/2021). (Foto: BNPB)

Sepanjang kurun lima tahun, 2015 – 2020, angin kencang tercatat hanya terjadi sekali, tepatnya pada 20 Oktober 2020 lalu. Saat itu, angin kencang mengakibatkan delapan unit rumah warga rusak. Wilayah terdampak berlokasi di Kecamatan Essang Selatan. 

BNPB selalu mengimbau kepada pemerintah daerah, khususnya BPBD, terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti angin kencang maupun angin puting beliung. Kondisi ini dapat terjadi atau menyertai saat hujan. Selain itu, fenomena cuaca ekstrem tersebut biasa terjadi saat pergantian musim dari musim kemarau ke hujan dan sebaliknya. 

Masyarakat diminta menghindar dari bahaya angin kencang dengan berlindung di bangunan yang kokoh dan jangan berada di bawah pohon maupun papan baliho. Selain itu, masyarakat diajak bergotong royong untuk memotong ranting-ranting pohon di sekitar permukiman guna mengantisipasi pohon tumbang akibat angin kencang maupun beban air saat hujan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kebakaran Hutan Kaki Gunung Ciremai Meluas, Angin Kencang dan Berubah Arah Hambat Pemadaman

19 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

19 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

21 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

21 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal