Awas, Masker Palsu! Kenali Ciri-cirinya

Muhammad Sukardi
Masker. (Foto: Reuters)

"Masker medis harus memiliki efisiensi penyaringan bakteri minimal 95 persen," kata Arianti. 

Arianti menambahkan, masker bedah itu berbahan material berupa Non-Woven Spunbond, Meltblown, Spunbond (SMS) dan Spunbond, Meltblown, Meltblown, Spunbond (SMMS).

“Masker bedah itu hanya bisa dipakai sekali dan pastikan tiga lapis. Penggunaannya mesti menutupi mulut, hidung, hingga dagu," ujarnya. 

Beda dengan masker respiratori (N95 atau KN95), masker ini menggunakan lapisan lebih tebal berupa polypropylene, lapisan tengah berupa elektrete atau charge polypropylene. 

Bicara soal masker respirator, masker ini memiliki kemampuan filtrasi yang lebih baik dibanding masker bedah. Biasanya masker respirator digunakan oleh pasien yang kontak langsung dengan pasien Covid-19, pun para tenaga kesehatan. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Hadapi Lonjakan Kasus Influenza A, Kemenkes Siagakan Labkesda dan Faskes

2 bulan lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

2 bulan lalu

Dampak Hujan Abu Vulkanik, Apotek di Bandar Lampung Kehabisan Stok Masker

2 bulan lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jabar, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

2 bulan lalu

Kabut Asap Selimuti Bukittinggi, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal