Badan Karantina Gorontalo Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian untuk Tingkatkan Nilai Tambah 

Antara
Seorang petani memotong padi siap panen dengan menggunakan alat mesin pertanian di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (Foto: Antara) 

GORONTALO, iNews.id - Kepala Badan Karantina Pertanian Gorontalo Bambang mendorong hilirisasi komoditas pertanian. Hilirisasi akan membuat petani semakin memiliki nilai tambah dari hasil komoditas pertanian tersebut. 

"Untuk meningkatkan komoditas pertanian, petani bisa memanfaatkan fasilitas pembiayaan bagi pelaku usaha mikro sektor di sektor pertanian berupa kredit usaha rakyat (KUR) yang disediakan," kata Bambang, Kamis (16/9/2021).

Selain bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pertanian, jajaran Karantina Pertanian di seluruh tanah air juga mengemban tugas khusus yang diberikan oleh Menteri Pertanian, yakni mengawal upaya peningkatan ekspor dalam program gerakan tiga kali lipat ekspor, Gratieks.

"Dengan bekerja secara sinergi dan bersungguh-sungguh kita mampu mencapai target yang telah ditentukan, yakni kenaikan nilai ekspor tiga kali lipat hingga tahun 2024 mendatang," ucap Bambang.

Sebelumnya, Balai Karanina Pertanian Gorontalo mencatat adanya peningkatan nilai ekspor terhadap komoditas pertanian unggulan berupa olahan kelapa lebih dari lima kali lipat pada tahun 2021.

Produk olahan kelapa subsektor perkebunan ini berupa kelapa parut, santan, dan produk sampingnya yakni briket tempurung kelapa.

Sahrir menyebutkan setidaknya 18 negara menjadi tujuan ekspor kelapa Gorontalo yakni China, Denmark, Estonia, Perancis, Jerman, Italia, Lithuania, Malaysia, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rusia, Slovenia, Turki, Ukrania, Inggris, dan Amerika Serikat.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Heboh! Warga Lampung 3 Tahun Pelihara Buaya di Teras Rumah, Dirawat sejak dari Telur 

12 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

12 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

15 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal