Bikin Sedih, Warga Ukraina Kelaparan dan Minum Air Radiator akibat Perang

Umaya Khusniah
Warga sipil di Ukraina kini menderita kelaparan dan kehausan akibat perang. (Foto: Reuters)

“Semuanya terbakar, ada mayat di mana-mana, dan saya hanya berjalan, mengambil kubis di sini, wortel di sana, mengetahui itu berarti keluarga saya akan hidup satu atau dua hari lagi,” kata pengusaha itu.

Anjing-anjing liar bahkan kini juga terpaksa makan sisa-sisa korban yang tergeletak tak bernyawa di jalan.

Seorang warga, Osichenko mengatakan, orang-orang harus mengalirkan air dari radiator, mencairkan salju, dan mencari taman untuk menemukan aliran air tawar.

“Tapi antrean akan terbentuk di sana dan itu adalah target sempurna untuk rudal Rusia,” katanya.

Air sungai yang ada di Ukraina kini tak dapat dikonsumsi warga. Pasalnya, air itu telah terkontaminasi mayat-mayat. 

Seorang jurnalis Ukraina, Anna Romanenko berharap untuk kembali setelah pasukan Putin meninggalkan Mariupol.

"Saya akan kembali setelah Rusia pergi. Di situlah semua leluhur saya dimakamkan. Saya tidak bisa bahagia di tempat lain,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
18 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Evakuasi 10 Pekerja Jalan yang Ditembak KKB Papua, 5 Tewas

18 hari lalu

Keji! KKB Tembak 10 Pekerja Jalan di Tolikara Papua, 5 Orang Tewas 5 Luka-Luka

29 hari lalu

Kronologi Kontak Tembak TNI dengan OPM saat Evakuasi Jasad 3 Warga Sipil di Yahukimo

30 hari lalu

Beredar Video Keji KKB Eksekusi 3 Warga Sipil di Yahukimo, 2 Korban Pasutri

30 hari lalu

Keji! 3 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Dibantai OPM Pimpinan Kopitua Haluka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal