BMKG Ajak Masyarakat Ikut Tahan Laju Perubahan Iklim

Antara
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati (tengah) mengamati sejarah perkembangan peningkatan gas rumah kaca (GRK) di sela puncak peringatan Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-73 di Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) B

Jika sebelumnya rentang waktu kejadian berkisar 50-100 tahun, maka kini rentang waktu menjadi semakin pendek atau frekuensinya semakin sering terjadi dengan intensitas yang lebih tinggi atau durasi yang semakin panjang.

"Contoh nyata di Indonesia adalah kemunculan siklon tropis Seroja yang mengakibatkan bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) April 2021 lalu. Padahal fenomena siklon bisa dikatakan sangat jarang terjadi terbentuk di wilayah tropis seperti Indonesia. Namun selama 10 tahun terakhir kejadian siklon tropis semakin sering terjadi," tuturnya. 

Yang terbaru, lanjut dia, adalah bencana tanah longsor yang terjadi di Natuna yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

"Jika situasi ini terus berlanjut, maka Indonesia akan jauh lebih sering dilanda cuaca ekstrem dan bencana yang tidak hanya menimbulkan kerugian materiil namun juga korban jiwa," kata Dwikorita.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,9 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Terasa hingga Maumere

1 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,5 Guncang Kupang NTT

2 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Aceh Tamiang, Berpuasat di Darat

5 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, Berpusat di Darat

5 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,0 Guncang Sinabang Aceh, Cek Pusat Getarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal