Bocah SD di Buton Dipaksa 4 Kakak Kelas Minum Air Kencing, Hasil Mediasi Sepakat Damai 

Andhy Eba
Ibu bocah SD korban perundungan saat melapor di Kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Buton. (Foto: iNews/Andhy Eba)

"Saya meminta semua pihak lebih peka terhadap kegiatan anak-anak, baik itu di sekolah maupun di rumah agar aksi bullying tidak terjadi lagi di Kabupaten Buton," katanya.

Dalam sebulan terakhir di Kabupaten Buton, terdapat dua kasus bullying. Sebelunya siswa smp dihajar temannya secara di Kecamatan Lasalimu Selatan. Antara korban dan pelaku juga sepakat untuk berdamai.

Kemudian yang terbaru murid SD kelas 1 dipaksa minum air kencing oleh empat kakak kelas dengan ancaman akan dipukul. Meski mediasi selalu gagal, akhirnya kedua belah pihak memilih berdamai.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

8 hari lalu

Bocah SD Tercebur ke Sumur Sedalam 30 Meter di Lebak, Dievakuasi dalam Kondisi Tewas

24 hari lalu

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Dokter PPDS Undip Semarang, Ini Hasilnya

27 hari lalu

Bocah SD di Pasaman Tewas Diduga Dicekik Tetangga, Berawal dari Hal Ini

29 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal