BPBD Minahasa Tenggara Minta Warga Pesisir di 3 Kecamatan Waspadai Abrasi

Antara
Wilayah pesisir Kabupaten Minahasa Tenggara.(Foto: Antara)

"Pemkab Minahasa Tenggara khususnya BPBD selalu berkoordinasi dengan pihak BMKG agar supaya mendapatkan informasi terkait keadaan cuaca setiap saat," ujarnya.

Johny menjelaskan, lokasi yang masuk rawan abrasi di tiga wilayah kecamatan ini telah dibangun tanggul pemecah ombak untuk mengantisipasi terjadi gelombang pasang.

"Tahun sebelumnya pernah terjadi abrasi di wilayah pesisir pantai Kecamatan Belang dan sudah dibangun tanggul pemecah ombak. Begitu juga yang ada di daerah Kecamatan Pusomaen," jelasnya.

Tanggul pemecah ombak atau gelombang dibangun sebagai bentuk perlindungan kawasan pantai terhadap erosi dengan menghancurkan energi gelombang sebelum sampai ke pantai, sehingga terjadi endapan di belakang bangunan, tambah dia.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
5 hari lalu

Api Hanguskan 4 Hektare Hutan di Kawasan Gunung Merapi Magelang

2 bulan lalu

Pria Ditemukan Tewas Terjepit Batu Pemecah Ombak Pantai Purnama

2 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Karhutla di Kalteng Meluas, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing Percepat Pemadaman

4 bulan lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal