"Mikroba yang digunakan dalam formula ini merupakan mikroba indigenous yang diisolasi dari sedimen mangrove, sehingga diharapkan dapat beradaptasi dengan mudah pada kondisi lingkungan mangrove," kata Idris.
Ilmuwan BRIN berkomitmen merancang formula dengan penambahan bahan pembawa, sehingga formula bisa bertahan lebih lama di lingkungan. Kondisi lapangan dengan arus yang deras menyebabkan pemberian formula cair tidak efektif.
Lebih lanjut, Idris menyampaikan formula BioReMang G1 akan dikombinasikan dengan teknologi lainnya yang melibatkan periset dari berbagai latar disiplin ilmu dan berbagai pendekatan teknologi untuk meningkatkan keberhasilan restorasi.