Budi Daya Jangkrik,  Pemuda Ini Jadi Jutawan

Pipiet Wibawanto
Pemuda di Tuban, Lilik, sukses menjadi jutawan setelah membudidayakan jangkrik. (Foto: MNC Portal/Pipiet Wibawanto)

“Saat ini, saya baru punya 21 boks kayu berisi jangkrik. Tiga boks untuk jangkrik indukan dan 18 boks lainnya untuk pembesaran jangkrik yang siap dipasarkan,” katanya.

Lilik pun sedikit membagikan resep budi daya jangkrik. Tahap awal, bahan yang diperlukan adalah kotak kayu dari triplek, pelepah pisang dan rak bekas telur sebagai rumah jangkrik.

Sedangkan untuk pakannya, menggunakan pakan ternak ayam yang di haluskan terlebih dulu dan sayuran segar untuk minum jangkrik.

Dalam membudidayakan jangkrik, kata Lilik, proses kawin, bertelur hingga bisa dipanen memerlukan waktu 40 sampai 50 hari. 

“Saat ini, setiap hari saya menjual 15 boks jangkrik dengan setiap boks berisi 24 kilogram. Harga jualnya Rp45.000 per kg. Sedangkan untuk biaya perawatan, saya mengeluarkan biaya Rp2,1 juta per minggu,” katanya.

Sementara ini, jangkrik alam hasil budi daya Lilik hanya dijual untuk para pelanggannya di Tuban. Namun, ke depan Lilik akan terus mengembangkannya bersama keluarganya agar usaha ini bisa terus berkembang.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tragis! Tersengat Listrik Saat Cari Pakan Ternak, Buruh Tani di Bantul Tewas di Atas Pohon

1 bulan lalu

Harga Pakan Ternak di Jember Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun

2 bulan lalu

Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

2 bulan lalu

Penyelundupan 620 Burung Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Akan Dibawa ke Jawa

3 bulan lalu

Elf Bawa Rombongan Takziah Kecelakaan di Tuban, 1 Orang Tewas 12 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal