Bulog Salurkan CBP untuk Penanganan Bencana Alam di Sulut, Tersedia 1.700 Ton

Antara
Provinsi Sulut memiliki 1.700 ton beras CBP khusus bencana alam. (Foto: Antara/Ilustrasi)

Penggunaan beras CBP karena terjadi bencana alam, rawan pangan, maupun bencana lainnya di suatu daerah dan harus berdasarkan permintaan dari bupati maupun wali kota.

Setiap kabupaten dan kota memiliki beras CBP 100 ton dan pemprov 200 ton berlaku selama satu tahun saja.

"Nanti tahun berikutnya kuota yang sama akan berlaku, tapi tidak kelipatan. Jadi, jika jatah beras CBP tidak digunakan di tahun ini, tahun depan nanti akan ada kuota yang sama, tapi sisa tahun ini dianggap tidak ada lagi," ujarnya. 

Bulog akan selalu siap menyalurkan beras CBP asalkan ada permintaan dari kepala daerah.

"Kami akan secepatnya menyalurkan, apalagi jika terjadi bencana," katanya.

Dia mengatakan Bulog akan selalu menjaga stok beras agar tetap aman dan berupaya menstabilkan harga.

"Saat ini stok beras di gudang Bulog Sulutgo dengan ketahanan sampai panen berikutnya dan kami akan segera memasok dari daerah sentra produksi jika stok menipis," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

9 hari lalu

BULOG dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Berlanjut hingga Akhir 2026

24 hari lalu

Polisi Tangkap 3 Pelaku Penggelapan 9 Ton Beras Bantuan Bulog di Surabaya

27 hari lalu

Tinta Emas yang Ditorehkan Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani Selama Memimpin Bulog

2 bulan lalu

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal