Cerita IRT di Minut, Tinggalkan Dunia Perbankan dan Raih Sukses dari Jualan Cilok

Subhan Sabu
IRT muda asal Minut Liani Tiara Gabriela Mahda yang meninggalkan dunia perbankan dan sukses membuka usaha cilok. (Foto : MPI/Subhan Sabu)

Dan ternyata benar, usaha tak akan mengkhianati hasil. Setelah pandemi mulai berakhir, anak-anak kembali ke sekolah, usaha yang dibukanya mulai ramai. Sebab tempatnya membuka usaha di salah satu tenan minimarket yang dekat dengan sekolah SMP dan SMA sehingga banyak pembeli.

Cilok yang dia jual seharga Rp1.000 pun laris manis. Pundi-pundi rupiah mulai terkumpul sehingga pada waktu itu, pendapatannya dari menjual cilok mencapai Rp750.000 hingga Rp800.000 per hari. Jumlah tersebut tentu membuatnya terus mengucapkan rasa syukur.

“Pada saat itu, memang saya bersyukur dengan hasil yang diperoleh dari menjual cilok,” ucapnya.

Dengan banyaknya permintaan, Liani mengaku harus menyiapkan bahan baku 15 kilogram per hari untuk membuat cilok dalam jumlah banyak. Dia tak pernah kesulitan karena bekerja dengan hati senang serta kebutuhan bahan baku selalu tersedia, termasuk tuna.

”Untuk bahan baku saya tak pernah kesulitan, karena cukup tersedia. Saat ini saya hanya pesan, langsung tersedia.” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Viral Ibu Ajak 2 Balita Curi Tas dan Buku di Toserba Mojokerto, Polisi Mediasi

14 hari lalu

Gerebek Rumah di Kendari, IRT dan Pengedar Narkoba Tepergok Asyik Pakai Sabu

20 hari lalu

IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

21 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

22 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal