Cuaca di Sulut Kondusif, BMKG: Masyarakat Tetap Harus Waspada

Antara
Terminal Karombasan, Kota Manado saat diterjang banjir, Jumat (22/1/2021).(Foto: Istimewa)

SPL hangat, lanjut dia, menyebabkan penguapan tinggi dan massa udara yang membawa banyak uap air bergerak dari timur laut dengan kecepatan angin yang lumayan kencang, melambat ketika masuk ke utara Sulawesi.

"Terjadi penumpukan massa udara yang cenderung hanya di pesisir semenanjung Sulawesi Utara yang menyerupai sendok (cekungan) sehingga memicu juga pertumbuhan awan-awan orografi," ujarnya.

Cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu (16/1), Minggu (17/1) dan Jumat (22/1) menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Manado, Minahasa.

Selain banjir yang merendam pemukiman penduduk di beberapa lokasi di Manado juga terjadi longsor yang menelan korban jiwa.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,8 Guncang Nias Utara, Warga Rasakan Getaran Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal