Dinkes Sulut Laporkan 1 Kasus Gangguan Ginjal Akut di Bitung

Antara
Kepala Dinkes Sulut Debie KR Kalalo melaporkan satu kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Kota Bitung, dari 255 kasus yang menyebar di Indonesia. (Foto: Antara)

Selanjutnya, peningkatan kreatinin urea ( kreatinin>1,5 kali atau meningkat sampai nilai yang lebih besar yaitu sebesar 0,3 mg/dL) disertai/tanpa disertai gejala prodromal seperti: demam, diare, muntah, batuk pilek.

Sedangkan pada pemeriksaan USG , bentuk dan ukuran ginjal normal, tidak ada kelainan seperti batu, kista atau massa.

Dugaan sementara GGAPA adalah zat yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal akut yang terkandung dalam sediaan cair.

Meski demikian, Kemenkes bersama BPOM terus melakukan penelusuran dan penelitian yang komprehensif untuk mengidentifikasi faktor risiko lain GGAPA selain obat.

Dalam laporan yang dibagikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi, jumlah kasus tertinggi berada di DKI Jakarta (55 kasus), Jawa Barat (36 kasus), Aceh (29 kasus), Jawa Barat (24 kasus) dan Sumatera (19 kasus).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Dokter PPDS Undip Semarang, Ini Hasilnya

10 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

11 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

2 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

2 bulan lalu

52 Warga Tanggamus Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Posko Kesehatan Darurat Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal