Geliat UMKM di Manado, Pelaku Usaha Berinovasi untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Donald Karouw
Subhan Sabu
Pelaku UMKM Rey Maya Veronika yang berinovasi dengan menghasilkan produk rasa baru di masa pandemi. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

Kripik pisang goroho keju tak sengaja tercipta dari anaknya yang memakannya dengan mencampurkan susu serta keju. Ternyata rasanya enak, Maya kemudian tertarik untuk berinovasi dengan rasa baru yang tidak sengaja ditemukan tersebut.

"Awalnya saya hanya membuat kripik dengan rasa original. Untuk rasa keju ini nanti September 2020 baru dilaunching, masih baru sih," katanya.

Bahan baku pisang goroho didapat Maya dari suplier yang mengantarkannya langsung, tapi tak jarang juga dia turun langsung mencarinya di kebun. Meski masih baru, kripik pisang goroho ini sudah laris manis di pasaran.

"Walaupun tidak ada yang pesan, saya memproduksinya setiap hari karena puji Tuhan setiap hari produksi langsung ludes," ucapnya.

Dengan harga Rp20.000 per bungkus, kripik pisang goroho keju ini bisa ditemui di toko oleh-oleh, supermarket serta gerai UMKM mal yang ada di Manado. Di Makassar juga sudah ada yang menjadi reseller. Selain itu, bisa juga di pesan lewat Instagram dan Shopee.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

BPJPH: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Agama, tapi Pendorong Ekonomi Daerah dan PAD

4 hari lalu

Bukan Sekadar Label, Sertifikasi Halal UMKM Bisa Dongkrak Ekonomi Daerah

18 hari lalu

Cekcok saat Pesta Miras, Pemuda di Manado Tewas Ditikam Teman

26 hari lalu

Partai Perindo Fasilitasi 80 Pelaku UMK Bogor Dapat Sertifikat Halal

2 bulan lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pelantikan Pemuda Perindo Banten Fokus Berdayakan UMKM Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal