Iran Ancam Serang Kota-Kota Israel, Drone Arash-2 Disiapkan

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah drone Iran yang dipajang di suatu lokasi yang tidak diketahui dan dirilis beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

Kesepakatan tersebut ditandatangani 2015, dan secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan, yang menawarkan keringanan sanksi kepada Iran sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya. Israel menilai kesepakatan itu terlalu memberikan anging untuk Teheran dan menentang upaya AS dan Uni Eropa untuk memulihkannya.

Pada Sabtu (10/9/2022) lalu, Inggris, Prancis, dan Jerman menyatakan keraguan mereka akan niat Iran untuk menghidupkan kembali perjanjian tersebut. Teheran lantas bereaksi dengan mengatakan bahwa pernyataan tiga negara Eropa itu tidak konstruktif.

Di masa pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump, Washington DC menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran itu pada 2018. Senada dengan Israel, Trump berdalih, perjanjian itu terlalu lunak terhadap Iran. 

Sejak itu, Amerika Serikat menerapkan kembali sanksi besar-besaran terhadap Teheran.

Iran berkeras bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan damai.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

4 bulan lalu

TNI AL Dalami Temuan Drone Laut Asing di Selat Lombok

4 bulan lalu

Viral! Bayi di Kampar Riau Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran

5 bulan lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

5 bulan lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal