Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius Renggut Jiwa Puluhan Anak, Ini Saran Ahli

Muhammad Sukardi
Gangguan ginjal akut misterius. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan kasus gangguan ginjal akut misterius bisa menjadi cerminan masih buruknya sistem kesehatan di Indonesia. Apalagi sudah 30 anak yang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

"Kasus kematian anak adalah indikator buruknya kesejahteraan, kemakmuran, dan kesehatan satu negara," kata Dicky Budiman pada MNC Portal, Senin (17/10/2022).

Selain itu, kematian anak juga indikator telatnya penanganan suatu penyakit di satu wilayah atau negara. "Karena telat terdeteksi, terdiagnosis, dan ditangani, makanya anak bahkan ibu hamil meninggal dunia," ujar dia.

Dia menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah maupun pihak terkait kejadian meninggalnya sejumlah anak akibat gangguan ginjal akut ini.

Langkah pertama, yakni mencari tahu penyebab masalah. Ini juga telah dilakukan Kementerian Kesehatan dan beberapa ahli lainnya. Namun, memang data yang terkumpul belum bisa menentukan dengan pasti penyebab penyakit.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kabut Asap Karhutla Kepung Banjar Kalsel, 5 Anak Dirawat akibat ISPA

2 bulan lalu

Dampak Kabut Asap Karhutla,  ISPA di Banjar Meningkat 4.920 Kasus

2 bulan lalu

Karhutla di Kalteng Capai 148 Hektare, 66.679 Warga Terserang ISPA

2 bulan lalu

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kotim, Penderita ISPA Melonjak 704 Kasus

3 bulan lalu

Puluhan Warga Jombang Meninggal Dunia akibat Pneumonia selama Musim Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal