Kemarau Sebabkan Ratusan Hektare Sawah di Kolaka Timur Mengering, Petani Cemas

Muh Rusli
Sungai di Kecamatan Dangia, Kolaka Timur menyusut drastis akibat kemarau. (Foto: MPI/Muh Rusli)

Kata Ridwan, pada dasarnya terdapat bendungan di Desa Mekar Jaya, namun menyusut dan volumenya terbatas. Butuh suplai air yang lebih banyak agar bisa menalangi hamparan sawah di kecamatan setempat. 

"Butuh saluran irigasi sepanjang 400 meter ke bendungan itu untuk mendongkrak suplai air. Selain itu, bendungan Mekar Jaya juga perlu direhab untuk meningkatkan daya tampung," katanya.

Dia meyakini jika sarana tersebut bisa dibenahi 2024 mendatang, para petani di Kecamatan Dangia tidak cemas menghadapi kemarau di masa datang. Sebab Dangia merupakan salah satu wilayah produktif penyimbang beras di Koltim.

Berdasarkan data Distanak, sawah di Koltim per Desember 2022 memiliki tingkat produktifitas rata-rata sebesar 5,2 ton per hektar.

"Mudah-mudahan jika terjadi penyusutan hasil panen akibat kemarau saat ini, kami berharap tidak terlalu besar jumlahnya," ucapnya.

KETGAM: Sungai di Kecamatan Dangia menyusut drastis. Petani butuh pompa air agar sawahnya tidak mengering.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
13 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

13 hari lalu

Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas hingga 55 Desa Imbas Kemarau

13 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

15 hari lalu

Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

15 hari lalu

Ratusan Desa di Sultra Jadi Sasaran Penegasan Batas Wilayah, Cegah Potensi Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal