Kemenkes Sebut Kasus Gangguan Ginjal Akut Mulai Terkendali

Muhammad Sukardi
Data terbaru menunjukkan bahwa kasus gangguan ginjal akut terusmenurun. (Foto: ilustrasi/freepik.com)

"Namanya akut, pada kebanyakan kasus umumnya kasus terjadi tiga sampai enam bulan saja. Secara historis begitu datanya," kata Dicky Budiman saat dihubungi MNC Portal, Jumat (28/10/2022).

Meski kasus akut menurun, respons krisis tidak boleh dihentikan begitu saja. Terlebih, angka kematian masih tinggi. Sebab itu, saran Dicky, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus memastikan penyelesaian masalah ini secara komprehensif.

"Wilayah Indonesia itu besar sekali, sedangkan surveilans dan deteksi masih belum begitu kuat, terlebih kasus ini cenderung menyerang kelompok menengah ke bawah karena obat yang dicurigai relatif murah. Makanya, diperlukan tindakan menyeluruh untuk benar-benar memastikan masalah ini terselesaikan dengan optimal," ujar Dicky.

"Ada kemungkinan juga bahwa banyak kasus yang tidak terdeteksi atau terdeteksi namun gejalanya tidak serius," kata dia. 

Dia menekankan, penanganan yang komprehensif diperlukan. Sebab, bicara dampak dari kontaminasi cemaran tersebut bisa sangat serius, terutama untuk dampak jangka panjang akibat rusaknya ginjal.

Sebagaimana diketahui, kasus gangguan  ginjal akut sudah menewaskan 157 orang per 26 Oktober 2022. Total kasus secara nasional ada 269 dengan jumlah pasien dirawat 73 orang dan yang sembuh 39 orang.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
26 hari lalu

Hadapi Lonjakan Kasus Influenza A, Kemenkes Siagakan Labkesda dan Faskes

3 bulan lalu

22 RSUD Naik Kelas Jadi Lebih Modern, Layanan Kesehatan Masyarakat Kian Dekat

11 bulan lalu

RSUD Aceh Tamiang Mulai Aktif Layani Pasien usai Diterjang Banjir Bandang

11 bulan lalu

Sempat Tertutup Lumpur, RSUD Aceh Tamiang Siap Beroperasi Bertahap usai Dipulihkan TNI

12 bulan lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal