Kementan Ajak Petani Budi Daya Tanaman Sehat, Disiapkan 957 Hektare Lahan 

Antara
Direktur Perlindungan Tanaman dari Kementerian Pertanian (Kementan), Mohammad Mulyadi (tengah) didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Relianto Mamonto (ketiga kiri) dan Kepala Balai Perlindungan Tanaman Provinsi Gorontalo, Abdul Wah

"Jadi komponen-komponen itu bisa dibuat oleh petani melalui program, kita juga ada pendampingan dari balai di masing-masing provinsi untuk membuat bahan ramah lingkungan," ungkap dia.

Dengan cara yang ramah lingkungan itu, kata Mohammad, biaya produksi akan berkurang, kesejahteraan meningkat, petani tidak terpapar bahan kimia dan menghasilkan produk yang sehat.

"Pengaplikasian dari komponen budi daya tanaman sehat ini salah satunya adalah menyehatkan lahan pertanian yang ada, sehingga keberlanjutan pertanian kita dapat berkelanjutan dan kita wariskan," katanya.

Sementara itu Kepala Balai Perlindungan Tanaman Provinsi Gorontalo Abdul Wahid Lahay menambahkan pihaknya melatih kelompok tani menerapkan tanaman sehat komoditas padi dengan pendampingan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)

Penerapan budi daya tanaman sehat dimulai dari proses pemilihan benih unggul, perlakuan benih untuk meningkatkan pertumbuhan dan keseragaman perkecambahan, pengolahan tanah, dan peningkatan populasi.

Selain itu dibutuhkan peran mikroorganisme menguntungkan melalui pemanfaatan jerami, penambahan pembenah tanah organik, pengelolaan OPT secara hayati menggunakan pestisida biologi dan nabati.

Penerapan teknik budi daya tanaman padi sehat dengan benar diharapkan akan semakin meningkatkan kesehatan lingkungan dan pada akhirnya akan semakin meningkatkan kesehatan pelaku pertanian (petani) dan konsumen produk pertanian.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
15 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

15 hari lalu

Tekan Mahalnya Bahan Pokok, Legislator Perindo Marselinus Rintis Program Pertanian Pekarangan Terpadu di Sulteng

30 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

30 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

1 bulan lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal