Komisi IV DPR Pastikan Tidak Ada Impor Beras karena Rugikan Petani

Antara
Kunker Komisi IV DPR RI di Manado. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Rencana pemerintah akan impor beras tahun ini terus menuai protes. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin memastikan tidak akan ada impor beras tahun ini karena akan merugikan produksi petani.

"Kami menolak keras untuk impor beras," kata Hasan, saat kunker di Manado, Sabtu (10/4/2021).

Hasan mengatakan Komisi IV DPR RI menolak kebijakan impor beras sebesar satu juta ton dan meminta pemerintah melalui Perum Bulog untuk memprioritaskan penyerapan beras dalam negeri.

Apalagi,  saat ini memasuki masa panen raya di periode Maret-April 2021.

Dengan adanya isu impor beras tersebut bisa merugikan petani lokal, apalagi saat ini mengalami penurunan akibat adanya itu tersebut.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI juga meminta kepada pemerintah agar memberikan kewenangan yang seimbang antara menyerap gabah petani dan penugasan penyaluran pada Perum Bulog dalam melaksanakan penugasan pengadaan dan penyaluran komoditas pangan strategis nasional.

Stok beras yang tersedia di gudang Bulog mencapai 1,1 juta ton merupakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dan stok beras komersial.

Stok tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan penjualan, Program KPSA, dan tanggap darurat bencana sesuai dengan kebutuhan Perum Bulog.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
8 hari lalu

Polisi Tangkap 3 Pelaku Penggelapan 9 Ton Beras Bantuan Bulog di Surabaya

11 hari lalu

Tinta Emas yang Ditorehkan Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani Selama Memimpin Bulog

14 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

21 hari lalu

Bea Cukai Amankan 413 Ton Beras dan Garam yang Diimpor dari India Senilai Rp7,8 Miliar

29 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal