Bocah Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Manado Meninggal, Ini Penjelasan Dokter

Arther Loupatty
Press Conference di RS Prof Kandou Malalayang Manado, Senin (24/1/2022) siang. (Foto: MPI/Arther Loupatty)

“Di saat pemeriksaan saya temukan ada lebam-lebam di sebagian besar tubuh sampai ke area dekat kemaluan disertai dengan adanya perdarahan di sekitar kemaluan. Kami juga melanjutkan dengan VER dan hasilnya ditemukan adanya robekan di selaput darah, dimana robekan yang sifatnya sudah lama,” kata dr Joel.

Pasien ini kemudian lanjut rawat di Bagian Anak di ruang ICU, karena kondisinya berada di bawah penurunan kesadaran, di mana HB-nya hanya 1,8 dan itu akibat perdarahan yang sudah berlangsung lama.

“Pasien dilanjutkan perawatan di Bagian Anak, dan ada temuan-temuan diduga mengarah pada penyakit leukemia. Dan itu yang kami pikirkan sebagai penyebab perdarahan di vagina atau haid tidak bisa berhenti, perdarahan berlangsung terus tidak berhenti akibat ada kelainan darah,” ujar dr Joel.

Terkait robekan di selaput darah, tim dokter juga mengatakan selain aktivitas seksual, hal itu juga bisa disebabkan karena aktivitas lainnya seperti olah raga atau karena mengalami kecelakaan/terjatuh. Tim dokter juga memantau lebam-lebam yang dialami pasien berpindah-pindah, sehingga disimpulkan pasien CT mengalami leukemia.

Kondisi pasien sebelum meninggal, mengalami demam, pucat dan mata kabur, secara menyeluruh terjadi perdarahan di bola matanya dan sudah diberikan transfusi darah namun kondsi pasien semakin memburuk dan dinyatakan meninggal.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemuda di Pesisir Barat Ditangkap Polisi, Diduga Setubuhi Pelajar di Kamar Kos

57 tahun lalu

Guru SD di Anambas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual ke Murid, Langsung Ditahan

57 tahun lalu

3 Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes di Samarinda, Modus Nikah Batin

57 tahun lalu

Biadab! Ayah di Cianjur Cabuli Anak Tiri 30 Kali Disaksikan Ibu Kandung

57 tahun lalu

Ayah Didakwa Setubuhi Anak Kandung Divonis Bebas, Fakta Pengadilan Mengejutkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal