Lansia di Jepang Nekat Masukkan Tali 2 Meter ke Dalam Penis, Kok Bisa?

Umaya Khusniah
Lansia di Jepang nekat memasukkan tali lompat (skipping) ke dalam penis. (Foto:Dailystar/Ilustrasi)

Model 3D bagian dalam kandung kemih pria itu harus dibuat untuk membantu petugas medis memetakan prosedurnya.

Lansia tersebut akhirnya mengaku telah mendorong tali skipping tanpa gagang itu ke dalam penis. Namun dia bungkam alasan melakukan hal ekstrem tersebut.

Dilansir dari MailOnline, Selasa (15/11/2022), Profesor Toshiki Kijima, penulis utama studi yang diterbitkan dalam Laporan Kasus Urologi mengatakan, pemindaian dan model menunjukkan, tim dikter kemungkinan tidak bisa menarik tali itu keluar secara langsung. Itu karena diduga, tali itu telah kusut di dalam kandung kemih.

Ketika kandung kemih pria itu berkontraksi, tali itu terjerat dan menjadi kusut.

“Ekstraksi transurethral sulit dilakukan mengingat panjang tali dan belitannya di kandung kemih," katanya.

Dia menjelaskan, secara tradisional, tang penjepit dan alat pengambil khusus digunakan untuk mengeluarkan benda asing. Namun tali yang dimasukkan ke dalam kandung kemih biasanya menggulung saat kandung kemih berkontraksi. Oleh karena itu, pertimbangan khusus diperlukan untuk benda asing seperti kawat atau tali," katanya.

Setelah dikeluarkan dari kandung kemih, tali itu memiliki panjang 90 inchi atau sekitar 2,2 meter dan relatif tipis. Tim dokter mengaku baru kali ini menemui kasus yang begitu ekstrem.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Pria Lansia di Lampung Bacok Tetangga, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Tragis! Lansia 80 Tahun Tewas Jatuh ke Sumur Sedalam 8 Meter di Bantul

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

Waspada Hipnotis! Lansia di Madiun Kehilangan Perhiasaan dan Uang Jutaan usai Terima Tamu

57 tahun lalu

Kebakaran di Surabaya, Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal