Libur Ditambah, Jepang Perkenalkan Waktu Kerja 4 Hari Setiap Pekan

Anton Suhartono
Jepang memperkenalkan waktu kerja 4 hari setiap pekan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan (Foto: Reuters)

Hari libur tambahan ini juga diharapkan memberikan dampak positif dalam mengantisipasi penurunan angka kelahiran di Jepang. Pemerintah berharap libur tambahan memberikan waktu luang bagi kalangan muda. Dengan begitu, mereka punya lebih banyak waktu untuk bertemu, sehingga bisa menikah dan memiliki anak.

Kebijakan baru ini juga sejalan dengan aturan menjaga jarak sosial di tengah pandemi Covid-19.

Para pemimpin politik Jepang berharap, perusahaan-perusahaan juga memberikan izin kepada karyawan untuk bisa bekerja secara fleksibel, termasuk dari rumah, bahkan setelah pandemi berakhir.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

KSAL Kunjungi Kapal 2 Armada Perang Jepang, Kapal Selam dan Fregat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal