Mantan Reporter Militer Divonis 22 Tahun Penjara atas Tuduhan Makar dan Pengkhianatan

Umaya Khusniah
Ivan Safronov merupakan mantan reporter militer yang divonis 22 tahun penjara. (Foto: Reuters)

Banyak jurnalis dan aktivis hak asasi manusia Rusia telah mendorong pembebasan Safronov. Mereka menduga pihak berwenang ingin membalas dendam atas pemberitaannya yang mengungkap insiden militer Rusia dan kesepakatan senjata yang curang.

Kremlin tetap tidak bergeming meski banyak pihak menekan. Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, menolak untuk mengomentari kasus ini dalam konferensi dengan wartawan.

Safronov telah ditahan sejak penangkapannya pada Juli 2020 di Moskow.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gandeng Kementan, Agrijurno Latih 135 Jurnalis dan Mantan Jurnalis Bisnis Ayam Petelur

8 hari lalu

Diduga Intimidasi Jurnalis, 2 Anggota Satresnarkoba Polres Baubau Masuk Patsus

20 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

22 hari lalu

Kematian Jurnalis di Papua Barat Terungkap, 2 Orang Jadi Tersangka

23 hari lalu

Jurnalis Diminta Utamakan Perspektif Korban saat Liput Kasus Kekerasan Berbasis Gender

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal