Mapalus, Tradisi Gotong-royong Warga Minahasa yang Masih Lestari di Generasi Muda

Nani Suherni
Ilustrasi Mapalus, Tradisi Gotong-royong Warga Minahasa yang Masih Lestari di Generasi Muda (Foto: iNews/Heri Purnomo)

3. Letek Wia Se Ni Matu’a Wo Nuwu Tuah (setia pada leluhur dan pesan leluhur para leluhur).

4. Letek Wia Si Inak Wo Si Amak (setia pada ibu dan ayah).

5. Letek Wia Se Antang Um Banua , Wo Se Kupalus (setia pada pimpinan/atasan juga terhadap teman kerja).

Dalam buku karya J Turang (1989) dijelaskan jika mapalus merupakan sistem kehidupan. Oleh karena itu, zaman dulu mapalus sangat dihormati masyarakat Minahasa. Mapalus ditegaskan bukan sekedar “kerja sama” (cooperation).

Disebutkan jika ada lima azas dalam Mapalus yakni;

1. Azas religious
2. Azas kekeluargaan
3. Azas musyawarah dan mufakat
4. Azas kerja bersama
5. Azas persatuan dan kesatuan

Itu dia soal tradisi mapalus di masyarakat Minahasa.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Benarkah WFT Pemuda Minahasa Hacker Bjorka Asli? Polisi Dalami Identitas Pelaku

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal