Tersangka kemudian menyerang korban hingga terjadi perkelahian cukup sengit. Korban mengalami sejumlah luka tikaman cukup parah di beberapa bagian tubuhnya hingga akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu anak lelaki korban berusaha untuk melerai, namun juga terluka akibat tikaman pisau tersangka.
Sebelum melarikan diri, tersangka sempat mengatakan, “Ngoni pancuri kwa kita pe ayam” (kalian telah mencuri ayam saya-red). Setelah itu tersangka kabur dengan cara melompat tembok belakang rumah korban.
Tim Macan Polresta Manado yang mendapat informasi kejadian, langsung merespons dengan melakukan penyelidikan mendalam, hingga berhasil mengantongi identitas tersangka.
Kemudian sekitar pukul 11.57 WITA, tim awalnya menangkap seorang terduga pelaku berinisial RM, dan dilakukan pengembangan. Dari keterangan RM, tim juga mengamankan terduga pelaku lain berinisial AMA.